Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
email

Covered Interest Arbitrage

  • Kita mengetahui bahwa investasi dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Para investor akan menginvestasikan modalnya di daerah (negara) yang tingkat suku bunganya lebih tinggi. Jadi dana investasi akan mengalir dari daerah (negara) yang tingkat suku bunganya rendah ke daerah (negara) yang tingkat suku bunganya tinggi.
  • Untuk suatu perekonomian terbuka, perhitungan aliran dana dari satu negara ke negara lain menjadi lebih rumit, karena aliran dana tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat suku bunga, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai tukar (kurs).
  • Aliran perpindahan dana dari satu negara ke negara lain yang didasarkan kepada tingkat suku bunga disebut dengan “interest arbitrage”. Interest arbitrage yang dilakukan di forward market dengan tujuan untuk menghindari exchange risk disebut dengan covered interest arbitrage, sedangkan jika tidak dilindungi dari exchange risk disebut dengan uncovered interest arbitrage.
Sebagai contoh, jika tingkat suku bunga di New York sebesar 5% per tahun dan di London sebesar 10%, akan lebih menguntungkan untuk menginvestasikan modal di London bagi investor Amerika, dengan syarat bahwa nilai tukar (kurs) $ terhadap £ tidak berubah.
  • Jika £ mengalami depresiasi terhadap $, maka nilai dollar dari penghasilan investasi di London menjadi lebih sedikit.
  • Jika £ mengalami apresiasi terhadap $, maka nilai dollar dari hasil investasi di London menjadi bertambah.


Bookmark and Share

0 komentar:

Posting Komentar

Jumat, 22 Maret 2013

Covered Interest Arbitrage

  • Kita mengetahui bahwa investasi dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Para investor akan menginvestasikan modalnya di daerah (negara) yang tingkat suku bunganya lebih tinggi. Jadi dana investasi akan mengalir dari daerah (negara) yang tingkat suku bunganya rendah ke daerah (negara) yang tingkat suku bunganya tinggi.
  • Untuk suatu perekonomian terbuka, perhitungan aliran dana dari satu negara ke negara lain menjadi lebih rumit, karena aliran dana tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat suku bunga, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai tukar (kurs).
  • Aliran perpindahan dana dari satu negara ke negara lain yang didasarkan kepada tingkat suku bunga disebut dengan “interest arbitrage”. Interest arbitrage yang dilakukan di forward market dengan tujuan untuk menghindari exchange risk disebut dengan covered interest arbitrage, sedangkan jika tidak dilindungi dari exchange risk disebut dengan uncovered interest arbitrage.
Sebagai contoh, jika tingkat suku bunga di New York sebesar 5% per tahun dan di London sebesar 10%, akan lebih menguntungkan untuk menginvestasikan modal di London bagi investor Amerika, dengan syarat bahwa nilai tukar (kurs) $ terhadap £ tidak berubah.
  • Jika £ mengalami depresiasi terhadap $, maka nilai dollar dari penghasilan investasi di London menjadi lebih sedikit.
  • Jika £ mengalami apresiasi terhadap $, maka nilai dollar dari hasil investasi di London menjadi bertambah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Friends